Page

Rabu, Maret 02, 2011

Ragam Metode Pembelajaran Interaktif

Pembelajaran, Menurut Usman ( 2000 : 4 ) “ … proses pembelajaran merupakan suatu proses yang mengandung serangkaian perbuatan guru dan siswa atas dasar hubungan timbal balik yang berlangsung dalam situasi edukatif untuk mencapai tujuan tertentu” Proses pembelajaran merupakan interaksi semua komponen atau unsur yang terdapat dalam pembelajaran yang satu sama lain saling berhubungan dalam sebuah rangkaian untuk mencapai tujuan. Menurut Sudjana ( 1989 : 30 ) yang termasuk dalam komponen pembelajaran adalah “ tujuan, bahan, metode dan alat serta penilaian “Metode mengajar yang digunakan guru hampir tidak ada yang sisa-sia, karena metode tersebut mendatangkan hasil dalam waktu dekat atau dalam waktu yang relatif lama.

Hasil yang dirasakan dalam waktu dekat dikatakan seabagi dampak langsung (Instructional effect) sedangkan hasil yang dirasakan dalam waktu yang reltif lama disebut dampak pengiring (nurturant effect) biasanya bekenaan dengan sikap dan nilai. (Syaiful Bahri Djamarah, 2000,194)Macam-macam Metode Pembelajaran :

1. METODE CERAMAH
Metode ceramah adalah metode yang boleh dikatakan metode tradisonal. Karena sejak dulu metode ini telah dipergunakan sebagai alat komunikasi lisan antara guru dan anak didik dalam interaksi edukatif.

a. Kelebihan Metode Ceramah
1) Guru mudah menguasai kelas.
2) Mudah dilaksanakan.
3) Dapat diikuti anak didik dalam jumlah besar.
4) Guru mudah menerangkan bahan pelajaran berjumlah besar.

b. Kekurangan Metode Ceramah
1) Kegiatan pengajaran menjadi verbalisme (pengertian kata-kata).
2) Anak didik yang lebih tanggap dari sisi visual akan menjadi rugi dan anak didik yang lebih tanggap auditifnya dapat lebih besar menerimanya.
3) Bila terlalu lama membosankan.
4) Sukar mengontrol sejauhmana pemerolehan belajar anak didik.
5) Menyebabkan anak didik pasif.

2. METODE PROYEK
Metode proyek adalah suatu cara mengajar yang memberikan kesempatan kepada anak didik untuk menggunakan unit-unit kehidupan sehari-hari sebagai bahan pelajarannya. Bertujuan agar anak didik tertarik untuk belajar.

a. Kelebihan Metode Proyek
1) Dapat merombak pola pikir anak didik dari yang sempit menjadi lebih luas dan menyeluruh dalam memandang dan memecahkan masalah yang dihadapi dalam kehidupan.
2) Melalui metode ini, anak didik dibina dengan membiasakan menerapkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan dengan terpadu, yang diharapkan praktis dan berguna dalam kehidupan sehari-hari.

b. Kekurangan Metode Proyek
1) Kurikulum yang berlaku di negara kita saat ini, baik secara vertikal maupun horizontal, belum menunjang pelaksanaan metode ini;
2) Organisasi bahan pelajaran, perencanaan, dan pelaksanaan metode ini sukar dan memerlukan keahlian khusus dari guru, sedangkan para guru belum disiapkan untuk ini;
3) Harus dapat memilih topik unit yang tepat sesuai kebutuhan anak didik, cukup fasilitas, dan memiliki sumber-sumber belajar yang diperlukan;
4) Bahan pelajaran sering menjadi luas sehingga dapat mengaburkan pokok unit yang dibahas.

3. METODE EKSPERIMEN
Metode eksperimen adalah metode pemberian kesempatan kepada anak didik perorangan atau kelompok, untuk dilatih melakukan suatu proses atau percobaan. Dengan metode ini anak didik diharapkan sepenuhnya terlibat merencanakan eksperimen, melakukan eksperimen, menemukan fakta, mengumpulkan data, mengendalikan variabel, dan memecahkan masalah yang dihadapinya secara nyata.

a. Kelebihan Metode Eksperimen
1) Metode ini dapat membuat anak didik lebih percaya atas kebenaran atau kesimpulan berdasarkan percobaannya sendiri daripada hanya menerima kata guru atau buku;
2) Anak didik dapat mengembangkan sikap untuk mengadakan studi eksplorasi (menjelajahi) tentang ilmu dan teknologi, suatu sikap yang dituntut dari seorang ilmuwan; dan
3) Dengan metode ini akan terbina manusia yang dapat membawa terobosan-terobosan baru dengan penemuan sebagai hasil percobaannya yang diharapkan dapat bermanfaat bagi kesejahteraan hidup manusia.

b. Kekurangan Metode Eksperimen
1) Tidak cukupnya alat-alat mengakibatkan tidak setiap anak didik berkesempatan mengadakan eksperimen;
2) Jika eksperimen memerlukan jangka waktu yang lama, anak didik harus menanti untuk melanjutkan pelajaran; serta
3) Metode ini lebih sesuai untuk menyajikan bidang-bidang ilmu dan teknologi.

4. METODE PEMBERIAN TUGAS DAN RESITASI
Pemberian tugas dengan arti guru menyuruh anak didik misalnya membaca, tetapi dengan menambahkan tugas-tugas seperti mencari dan membaca buku-buku lain sebagai perbandingan, atau disuruh mengamati orang/masyarakatnya setelah membaca buku itu. Dengan demikian, pemberian tugas adalah suatu pekerjaan yang harus anak didik selesaikan tanpa terikat dengan tempat.

a. Kelebihan Metode Pemberian Tugas dan Resitasi
1) Pengetahuan yang anak didik peroleh dari hasil belajar sendiri akan dapat diingat lebih lama; dan
2) Anak didik berkesempatan memupuk perkembangan dan keberanian mengambil inisiatif, bertanggung jawab, dan berdiri sendiri.

b. Kekurangan Metode Pemberian Tugas dan Resitasi
1) Seringkali anak didik melakukan penipuan di mana anak didik hanya meniru hasil pekerjaan orang lain tanpa mau bersusah payah mengerjakan sendiri;
2) Terkadang tugas itu dikerjakan orang lain tanpa pengawasan; dan
3) Sukar memberikan tugas yang memenuhi perbedaan indi¬vidual.

5. METODE DISKUSI
Diskusi adalah memberikan altematif jawaban untuk membantu memecahkan berbagai problem kehidupan. Dengan catatan persoalan yang akan didiskusikan harus dikuasai secara mendalam.

a. Kelebihan Metode Diskusi
1) Menyadarkan anak didik bahwa masalah dapat dipecahkan dengan berbagai jalan dan bukan satu jalan (satu jawaban saja).
2) Menyadarkan anak didik bahwa dengan berdiskusi mereka saling mengemukakan pendapat secara konstruktif sehingga dapat diperoleh keputusan yang lebih baik.
3) Membiasakan anak didik untuk mendengarkan pendapat orang lain sekalipun berbeda dengan pendapatnya sendiri dan membiasakan bersikap toleran.

b. Kekurangan Metode Diskusi
1) Tidak dapat dipakai pada kelompok yang besar;
2) Peserta diskusi mendapat informasi yang terbatas;
3) Dapat dikuasai oleh orang-orang yang suka berbicara; dan
4) Biasanya orang menghendaki pendekatan yang lebih for¬mal.

6. METODE LATIHAN
Metode latihan (driil) disebut juga metode training, yaitu suatu cara mengajar untuk menanamkan kebiasaan-kebiasaan tertentu. Juga, sebagai sarana untuk memelihara kebiasaan-kebiasaan yang baik. Selain itu, metode ini dapat digunakan untuk memperoleh suatu ketangkasan, ketepatan, kesempatan, dan keterampilan.

a. Kelebihan Metode Latihan
1) Dapat untuk memperoleh kecakapan motoris, seperti menulis, melafalkan huruf, membuat dan menggunakan alat-alat.
2) Dapat untuk memperoleh kecakapan mental, seperti dalam perkalian, penjumlahan, pengurangan, pembagian, tanda-tanda/simbol, dan sebagainya.
3) Dapat membentuk kebiasaan dan menambah ketepatan dan kecepatan pelaksanaan.

b. Kekurangan Metode Latihan
1) Menghambat bakat dan inisiatif anak didik karena anak didik lebih banyak dibawa kepada penyesuaian dan diarahkan kepada jauh dan pengertian.
2) Menimbulkan penyesuaian secara statis kepada lingkungan.
3) Kadang-kadang latihan yang dilaksanakan secara berulang-ulang merupakan hal yang monoton dan mudah membosankan.
4) Dapat menimbulkan verbalisme.

7. PICTURE AND PICTURE
Langkah-langkah :
1. Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai
2. Menyajikan materi sebagai pengantar
3. Guru menunjukkan/memperlihatkan gambar-gambar kegiatan berkaitan dengan materi
4. Guru menunjuk/memanggil siswa secara bergantian memasang/mengurutkan gambar-gambar menjadi urutan yang logis
5. Guru menanyakan alasan/dasar pemikiran urutan gambar tersebut
6. Dari alasan/urutan gambar tersebut guru memulai menamkan konsep/materi sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai
7. Kesimpulan/rangkuman

8. NUMBERED HEAD TOGETHER ((KEPALA BERNOMOR) (SPENCER KAGAN, 1992)
Langkah-langkah :
1. Siswa dibagi dalam kelompok, setiap siswa dalam setiap kelompok mendapat nomor
2. Guru memberikan tugas dan masing-masing kelompok mengerjakannya
3. Kelompok mendiskusikan jawaban yang benar dan memastikan tiap anggota kelompok dapat mengerjakannya/mengetahui jawabannya
4. Guru memanggil salah satu nomor siswa dengan nomor yang dipanggil melaporkan hasil kerjasama mereka
5. Tanggapan dari teman yang lain, kemudian guru menunjuk nomor yang lain
6. Kesimpulan

9. COOPERTIVE SCRIPT (DANSEREAU CS., 1985)

Skrip kooperatif :
metode belajar dimana siswa bekerja berpasangan dan bergantian secara lisan mengikhtisarkan, bagian-bagian dari materi yang dipelajari
Langkah-langkah :
1. Guru membagi siswa untuk berpasangan
2. Guru membagikan wacana/materi tiap siswa untuk dibaca dan membuat ringkasan
3. Guru dan siswa menetapkan siapa yang pertama berperan sebagai pembicara dan siapa yang berperan sebagai pendengar
4. Pembicara membacakan ringkasannya selengkap mungkin, dengan memasukkan ide-ide pokok dalam ringkasannya.
Sementara pendengar :
• Menyimak/mengoreksi/menunjukkan ide-ide pokok yang kurang lengkap
• Membantu mengingat/menghafal ide-ide pokok dengan menghubungkan materi sebelumnya atau dengan materi lainnya
5. Bertukar peran, semula sebagai pembicara ditukar menjadi pendengar dan sebaliknya. Serta lakukan seperti diatas.
6. Kesimpulan Siswa bersama-sama dengan Guru
7. Penutup

10. KEPALA BERNOMOR STRUKTUR (MODIFIKASI DARI NUMBER HEADS)
Langkah-langkah :
1. Siswa dibagi dalam kelompok, setiap siswa dalam setiap kelompok mendapat nomor
2. Penugasan diberikan kepada setiap siswa berdasarkan nomor terhadap tugas yang berangkai
Misalnya : siswa nomor satu bertugas mencatat soal. Siswa nomor dua mengerjakan soal dan siswa nomor tiga melaporkan hasil pekerjaan dan seterusnya.
3. Jika perlu, guru bisa menyuruh kerja sama antar kelompok. Siswa disuruh keluar dari kelompoknya dan bergabung bersama beberapa siswa bernomor sama dari kelompok lain. Dalam kesempatan ini siswa dengan tugas yang sama bisa saling membantu atau mencocokkan hasil kerja sama mereka
4. Laporkan hasil dan tanggapan dari kelompok yang lain
5. Kesimpulan

11. JIGSAW (MODEL TIM AHLI) (ARONSON, BLANEY, STEPHEN, SIKES, AND SNAPP, 1978)
Langkah-langkah :
1. Siswa dikelompokkan ke dalam = 4 anggota tim
2. Tiap orang dalam tim diberi bagian materi yang berbeda
3. Tiap orang dalam tim diberi bagian materi yang ditugaskan
4. Anggota dari tim yang berbeda yang telah mempelajari bagian/sub bab yang sama bertemu dalam kelompok baru (kelompok ahli) untuk mendiskusikan sub bab mereka
5. Setelah selesai diskusi sebagai tim ahli tiap anggota kembali ke kelompok asal dan bergantian mengajar teman satu tim mereka tentang sub bab yang mereka kuasai dan tiap anggota lainnya mendengarkan dengan sungguh-sungguh
6. Tiap tim ahli mempresentasikan hasil diskusi
7. Guru memberi evaluasi
8. Penutup

12. ARTIKULASI
Langkah-langkah :
1. Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai
2. Guru menyajikan materi sebagaimana biasa
3. Untuk mengetahui daya serap siswa, bentuklah kelompok berpasangan dua orang
4. Menugaskan salah satu siswa dari pasangan itu menceritakan materi yang baru diterima dari guru dan pasangannya mendengar sambil membuat catatan-catatan kecil, kemudian berganti peran. Begitu juga kelompok lainnya
5. Menugaskan siswa secara bergiliran/diacak menyampaikan hasil wawancaranya dengan teman pasangannya. Sampai sebagian siswa sudah menyampaikan hasil wawancaranya
6. Guru mengulangi/menjelaskan kembali materi yang sekiranya belum dipahami siswa
7. Kesimpulan/penutup

13. MIND MAPPING
Sangat baik digunakan untuk pengetahuan awal siswa atau untuk menemukan alternatif jawaban
Langkah-langkah :
1. Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai
2. Guru mengemukakan konsep/permasalahan yang akan ditanggapi oleh siswa dan sebaiknya permasalahan yang mempunyai alternatif jawaban
3. Membentuk kelompok yang anggotanya 2-3 orang
4. Tiap kelompok menginventarisasi/mencatat alternatif jawaban hasil diskusi
5. Tiap kelompok (atau diacak kelompok tertentu) membaca hasil diskusinya dan guru mencatat di papan dan mengelompokkan sesuai kebutuhan guru
6. Dari data-data di papan siswa diminta membuat kesimpulan atau guru memberi perbandingan sesuai konsep yang disediakan guru

14. MAKE – A MATCH (MENCARI PASANGAN)
Langkah-langkah :
1. Guru menyiapkan beberapa kartu yang berisi beberapa konsep atau topik yang cocok untuk sesi review, sebaliknya satu bagian kartu soal dan bagian lainnya kartu jawaban
2. Setiap siswa mendapat satu buah kartu
3. Tiap siswa memikirkan jawaban/soal dari kartu yang dipegang
4. Setiap siswa mencari pasangan yang mempunyai kartu yang cocok dengan kartunya (soal jawaban)
5. Setiap siswa yang dapat mencocokkan kartunya sebelum batas waktu diberi poin
6. Setelah satu babak kartu dikocok lagi agar tiap siswa mendapat kartu yang berbeda dari sebelumnya
7. Demikian seterusnya
8. Kesimpulan/penutup

15. THINK PAIR AND SHARE (FRANK LYMAN, 1985)
Langkah-langkah :
1. Guru menyampaikan inti materi dan kompetensi yang ingin dicapai
2. Siswa diminta untuk berfikir tentang materi/permasalahan yang disampaikan guru
3. Siswa diminta berpasangan dengan teman sebelahnya (kelompok 2 orang) dan mengutarakan hasil pemikiran masing-masing
4. Guru memimpin pleno kecil diskusi, tiap kelompok mengemukakan hasil diskusinya
5. Berawal dari kegiatan tersebut, Guru mengarahkan pembicaraan pada pokok permasalahan dan menambah materi yang belum diungkapkan para siswa
6. Guru memberi kesimpulan
7. Penutup

16. BERTUKAR PASANGAN
Langkah-langkah :
1. Setiap siswa mendapat satu pasangan (guru bisa menunjuk pasangannya atau siswa memilih sendiri pasangannya).
2. Guru memberikan tugas dan siswa mengerjakan tugas dengan pasangannya.
3. Setelah selesai setiap pasangan bergabung dengan satu pasangan yang lain.
4. Kedua pasangan tersebut bertukar pasangan, kemudian pasangan yang baru ini saling menanyakan dan mencari kepastian jawaban mereka.
5. Temuan baru yang didapat dari pertukaran pasangan kemudian dibagikan kepada pasangan semula.

17. SNOWBALL THROWING
Langkah-langkah :
1. Guru menyampaikan materi yang akan disajikan
2. Guru membentuk kelompok-kelompok dan memanggil masing-masing ketua kelompok untuk memberikan penjelasan tentang materi
3. Masing-masing ketua kelompok kembali ke kelompoknya masing-masing, kemudian menjelaskan materi yang disampaikan oleh guru kepada temannya
4. Kemudian masing-masing siswa diberikan satu lembar kertas kerja, untuk menuliskan satu pertanyaan apa saja yang menyangkut materi yang sudah dijelaskan oleh ketua kelompok
5. Kemudian kertas yang berisi pertanyaan tersebut dibuat seperti bola dan dilempar dari satu siswa ke siswa yang lain selama ± 15 menit
6. Setelah siswa dapat satu bola/satu pertanyaan diberikan kesempatan kepada siswa untuk menjawab pertanyaan yang tertulis dalam kertas berbentuk bola tersebut secara bergantian
7. Evaluasi
8. Penutup

18. TEBAK KATA
Media :
Buat kartu ukuran 10X10 cm dan isilah ciri-ciri atau kata-kata lainnya yang mengarah pada jawaban (istilah) pada kartu yang ingin ditebak.
Buat kartu ukuran 5X2 cm untuk menulis kata-kata atau istilah yang mau ditebak (kartu ini nanti dilipat dan ditempel pada dahi ataudiselipkan di telinga.
Langkah-langkah :
1. Guru menjelaskan kompetensi yang ingin dicapai atau materi ± 45 menit.
2. Guru menyuruh siswa berdiri berpasangan di depan kelas
3. Seorang siswa diberi kartu yang berukuran 10×10 cm yang nanti dibacakan pada pasangannya. Seorang siswa yang lainnya diberi kartu yang berukuran 5×2 cm yang isinya tidak boleh dibaca (dilipat) kemudian ditempelkan di dahi atau diselipkan ditelinga.
4. Sementara siswa membawa kartu 10×10 cm membacakan kata-kata yang tertulis didalamnya sementara pasangannya menebak apa yang dimaksud dalam kartu 10×10 cm. jawaban tepat bila sesuai dengan isi kartu yang ditempelkan di dahi atau telinga.
5. Apabila jawabannya tepat (sesuai yang tertulis di kartu) maka pasangan itu boleh duduk. Bila belum tepat pada waktu yang telah ditetapkan boleh mengarahkan dengan kata-kata lain asal jangan langsung memberi jawabannya.
6. Dan seterusnya
CONTOH KARTU
Perusahaan ini tanggung-jawabnya tidak terbatas
Dimiliki oleh 1 orang
Struktur organisasinya tidak resmi
Bila untung dimiliki,diambil sendiri
NAH … SIAPA … AKU ?
JAWABNYA : PERUSAHAAN PERSEORANGAN

19. KELILING KELOMPOK
Maksudnya agar masing-masing anggota kelompok mendapat kesempatan untuk memberikan kontribusi mereka dan mendengarkan pandangan dan pemikiran anggota lainnya
Caranya………….?
1. Salah satu siswa dalam masing-masing kelompok menilai dengan memberikan pandangan dan pemikirannya mengenai tugas yang sedang mereka kerjakan
2. Siswa berikutnya juga ikut memberikan kontribusinya
3. Demikian seterusnya giliran bicara bisa dilaksanakan arah perputaran jarum jam atau dari kiri ke kanan

20. COURSE REVIEW HORAY
Langkah-langkah :
1. Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai
2. Guru mendemonstrasikan/menyajikan materi
3. Memberikan kesempatan siswa tanya jawab
4. Untuk menguji pemahaman, siswa disuruh membuat kotak 9/16/25 sesuai dengan kebutuhan dan tiap kotak diisi angka sesuai dengan selera masing-masing siswa
5. Guru membaca soal secara acak dan siswa menulis jawaban di dalam kotak yang nomornya disebutkan guru dan langsung didiskusikan, kalau benar diisi tanda benar (Ö) dan salan diisi tanda silang (x)
6. Siswa yang sudah mendapat tanda Ö vertikal atau horisontal, atau diagonal harus berteriak horay … atau yel-yel lainnya
7. Nilai siswa dihitung dari jawaban benar jumlah horay yang diperoleh
8. Penutup

———-
Sumber :
Djamarah, Bahri, Syaiful. Guru dan Anak Didik dalam Interaksi Edukatif, Jakarta : PT Rineka
Cipta, 2000.
Sagala, H.Syaiful. Konsep dan Makna Pembelajaran. Bandung : CV Alfabeta, 2006.
Usman, Uzer, Menjadi Guru Profesional. Bandung : Remaja Rosda karya, 2000.
Sudjana, Nana dan Ibrahim, Penelitian dan Penelitian Pendidikan. Bandung : Sinar Baru, 1989.
________, ktsp.diknas.go.id/download/ktsp_sma/14.ppt.(dossuwanda.wordpress.com)


sumber : http://agus.blogchandra.com/ragam-metode-pembelajaran-interaktif/

Senin, Februari 14, 2011

VOTING SMS UNIT IOMBC 2011-Update 18 Feb 2011

1. GNK = GEMA NADA KARYA IMAN

2. MHMB = MANDIRI HERITAGE MARCHING BAND

3. GSAN = GEMA SWARA ALBIN

4. MBMK = MIN BINTARO MARCHING KIDS

5. MBUI = MARCHING BAND UNIVERSITAS INDONESIA

6. GSAM = GEMA SWARA ADYA MIFTAH

7. GP = GITA PELANGI DARI SD CIPINANG CEMPEDAK 02 PAGI

8. DBWV = DB Wiramadhara Vijaya – SMAN 14 Jakarta

9. MBWG = MARCHING BAND WADITRA GANESHA ITB

10. FLIGHT = GARUDA INDONESIA FLIGHT DRUM & BUGLE CORPS

11. LOCOMOTIVE = LOCOMOTIVE Marching Band PT Kereta Api Indonesia

12. GCRJ = GEMA CERIA RAUDHATUL JANNAH

13. BPS = MB BAHANA PUTRA SOEDIRMAN

14. PARIGATA = MB PARIGATA PARIGI MOUTONG SULTENG

15. TNB = THE NEXT BATTLE

16. GSI = DRUM BAND GEMA SWARA INSANI BOGOR

17. UNY = CITRA DERAP UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

18. GEMAS = GEMA SWARA 01

19. SDC = SUKARASA DRUM COPRS

20. MBI = ISTIQLAL

21. MBBC = MARCHING BAND BHINA CARAKA

22. CDCERZ = PDBI CIREBON

23. MBRASS= SMA 68

24. GBW = GEMA BAHANA WINAYA MARCHING BAND

25. GCA = GEMA CIPTA AGUSTI

26. GPMB = SD 2 PLERED - GITA PELITA

27. BSR = BAHANA SWARA RAMU

28. GAB = GITA ALFA BELIA

29. GSC = GEMA SEMEN CIBINONG

30. GSK = GEMA SWARA KENCARA

31. CALTSUM = CALTSUM CORPS

32. JH = JAWAAHIRUL HIKMAH

33. GPH = Gema Permata Hati

34. UPN= MARCHING BAND UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL

35. GSB = GITA SWARA BESUKI

36. NASYA = TUNAS KARYA TWO DRUM KID

37. GSKB = GEMA SWARA KIDS BAND

38. GSAD = GEMA SWARA ALBESD

39. PGRI = SMP PGRI 1 DC JUNIOR DAN ALIANSI PGRI DC

40. GNSBL = GEMA NADA STRADA BL II

41. GSBN = GEMA SNADA BUDINIAH

42. GSM = MB GEMA SWARA 17 MAKASSAR

43. GBM = GITA BERKAT MAJESTY

44. TNB = THE NEXT BATTLE PDBI KUDUS

45. GPB = MB GITA PAKUAN BANDUNG

46. HYF = HENDRA YANUARDI AND FRIENDS

47. TIF = DRUM BAND TK ISLAM AL FATHIR

48. UVY = UNIVERSITAS VETERAN YOGYAKARTA

49. TCC = THE CRESSENDO CORPS

50. DBGC = DB GITA CERIA, SD YPK

51. GSKK = GEMA SWARA KENCANA KID’S BAND / SDN JATINEGARA KAUM 07 PAGI

52. BPGS = BE POWER GUARD SU

53. GNJR = MB GEMA NADA JAGAD RAYA – BUMIAYU

54. SIMBALS = MB SIMBALS AL HASANAH

55. GT = GITA TELADAN

Ket:
-penulisan boleh dalam huruf besar atau kecil
-nilai 1 sms adalah Rp 2.000,00(exclude ppn)
-provider yg berlaku: Telkomsel,Indosat,Xl dan flexi

Cara voting:
Keyword acara: IOMBC
Ketik IOMBC(spasi)Inisial unit kirim ke 9600
Untuk info peringkat ketik:
IOMBC(spasi)INFO kirim ke 9600

Sabtu, Juli 03, 2010

Click Five : Jenny Lyrics

She calls me baby, then she won't call me.
Says she adores me and then ignores me.
Jenny, what's the problem?
She keeps her distance and sits on fences.
Puts up resistance and builds defenses.

Jenny, what's the problem?
You leave me hanging on the line.
Every time you change your mind.

First You say you won't, then you say you will.
You keep me hanging on, and we're not moving on.
We're standing still, Jenny. You got me on my knees.
Jenny, it's killing me.

She needs her own space. She's playing mind games.
Ends up at my place saying that she's changed.
Jenny, what's the problem?
I'm trying to read between the lines.
You got me going out of my mind.

First, you say you won't, then you say you will.
You keep me hanging on, and we're not moving on.
We're standing still, Jenny. You got me on my knees.
Jenny, it's killing me. It's killing me. It's killing me.
Jenny.

First, you say you won't, then you say you will.
You keep me hanging on, and we're not moving on.
We're standing still, Jenny. You got me on my knees.
Jenny.

First, you say you won't, then you say you will.
You keep me hanging on, and we're not moving on.
We're standing still, Jenny. You got me on my knees.
Jenny. It's killing me. It's killing me. Jenny.

Kamis, Juli 01, 2010

VERTIGO & THERAPY

Dear all,
Ini sekilas tentang VERTIGO, bagi yang belum pernah merasakannya sebaiknya DICEGAH, jangan sampai masuk dalam VERTIGO CLUB. Ini pengalamanku sendiri, mungkin saja tidak sama dengan penderita lainnya, tapi aku hanya ingin sharing kepada para beberapa teman-temanku yang juga vertigo.

Hanya orang yang pernah mengalami VERTIGO bisa merasakan tersiksanya kalau sedang kumat, kita seperti berada di dalam sebuah ROUND TABLE lalu diputar berkeliling atau terkadang terasa seperti di ayun ke segala arah yg tidak jelas , di angkat tinggi dan berputar semuanya ...... ????!!!!!

Kepala saat diletakkan ke bantal sangat tidak nyaman, terus ingin berputar dan kita seakan mencari pegangan kemana-mana. Apalagi melihat atau menunduk ke bawah jelas tidak mungkin. Rasanya lebih baik tidur duduk saja.

Confidence level turun karena kita tidak tau kapan sang Vertigo akan muncul. Dia akan muncul begitu saja. Biasanya dengan MERISLON bisa hilang tapi TIDAK TUNTAS sembuhnya. Aku setiap tahun kumat sekali. Namun serangan vertigo yang terakhir menyebabkan aku tidak bisa tidur pada posisi kanan, setiap mau balik ke kanan maka vertigonya kumat. Aku merasakan ada sesuatu yang salah namun tidak tau apa itu ????. Akhirnya ketika Reuni Lebaran di Bali seorang teman memberikan reference untuk berobat ke seorang Profesor di Mt E- Spore, dimana dokter ini seorang NEUROLOG dan ahli dlm penyakit Stoke, baginya vertigo enteng . Maka untuk mencari kesembuhan aku menemuinya Jumat kemarin.

Mula-mula dokter melakukan Blood Circulation Scan, di mana segera diketahui apakah ada bagian pembuluh darah yg mampet atau alirannya kurang lancar dls. Sesudahnya dilakukan Therapy di kursi sofa oleh seorang suster sbb :
Aku telentang dengan kepala sebagian nongol keluar kursi tanpa bantal dan dipegang oleh suster, kemudian disuruh noleh ke kiri, ADUUHHHH langsung VERTIGOnya kumat, dunia berputarrrrrr, sampai tanganku menggapai-gapai mencari pegangan.... , disuruh relax sesudah hilang maka harus menoleh ke kanan, kumat lagi walau tidak separah yang kiri, relax lalu balik badan dan kepala melihat ke lantai, lalu bangun perlahan2
dengan mata melihat ke bahu , kemudian duduk kembali.
Hanya itu therapynya, tapi MANJURRRR, lalu aku diharuskan tidur bolak balik, kanan - kiri - kanan kiri dst ...dst ( Total waktu therapy sekitar +/- 15 menit ) Sesudah aku tanya kenapa bisa vertigo ternyata SANGAT SEDERHANA . Apa itu ??? Vertigo terjadi karena kita salah posisi tidur, mungkin tanpa kita sadari kita selalu tidur pada satu posisi, misalnya kebanyakan kiri terus dan jarang kanan/kiri, sehingga ini akan memperparah vertigo, yang mengakibatkan adanya "christal" istilah mereka yg lepas dari telinga kita sehingga menyebabkan keseimbangan kita terganggu. Nah therapy itu utk mengembalikan posisi "Christal" itu, that'all ... So Simple ya, ternyata tidak ada related dengan kolesterol atau lain sebagainya. Aku hanya diberikan 1 jenis obat yang hanya diminum 1 kali saja pada malam sesudah therapy, itupun kalau masih merasa berputar. Pada malam hari itu aku tidur dengan nyenyak dan mengikuti advise nya agar tidurnya kanan-kiri-kanan- kiri, dan memakai bantal 2 buah ditumpuk agar tinggi serta harusmerubah pola tidurku yang salah. ITU SAJA cara pengobatannya. Aku adalah penggemar pijet, maka aku sempat tanya ke dokter apakah masih boleh pijet kepala, disarankan sebaiknya tidak pijet kepala, krn kuatir tk pijetnya kan tidak tau jelas pembuluh mana yang kena pencet. Huhuhu aku kini STOP pijet dulu deh, karena ketika kena serangan yang baru lalu itu aku pas sedang dipijet bagian kepala, mungkin saja saat itu ada yang kurang pas. Sayangnya selama ini aku belum pernah di advise therapy begitu oleh para dokter yang pernah aku datangi. Kalau sedang vertigo maka akan dihubungkan dengan kolesterol/lipitor, istirahat, minum obat pengencer darah, dls... , sedangkan minum merislon itu membuat kita lemas.
Sabtu pagi aku therapy sekali lagi sebelum kembali ke Jakarta, sekarang aku merasa FIT dan tidak vertigo lagi, moga-moga ini akan selamanya dan aku tidak minum obat apapun. Nah moga-moga sharing ku di atas dapat bermanfaat bagi para teman yang kebetulan sudah masuk dalam VERTIGO Club , ataupun mungkin bisa di sharing kepada family yang kena vertigo ataupun kepada yang belum pernah kena vertigo .

Note :
TIDURLAH dengan sikap yang baik yaitu BOLAK-BALIK kiri kanan !!!
SEGERALAH perhatikan dan ubah pola tidur anda bilamana anda mempunyai kecenderungan tidur pada satu posisi.
Lakukan pola tidur ini mulai sekarang walaupun anda belum pernah kena vertigo.
PENCEGAHAN lebih baik

sumber

Jumat, Februari 05, 2010

PRINTER PLOTTER


PENGERTIAN PLOTTER

Plotter adalah Printer grafis yang menggambar dengan menggunakan pena-pena tinta, plotter juga merupakan perangkat output pertama yang mampu mencetak gambar berukuran gambar sebesar gambar arsitektur dan engineering.

Adapun pengertian lain plotter adalah sebuah mesin yang secara otomatis akan menggambar grafik berdasarkan data yang dimasukkan. Sedangkan plotter masih dibagi yaitu ada plotter auto, yaitu sebuah mesin yang secara otomatis akan menggambar grafik berdasarkan data yang dimasukkan

Macam-Macam Plotter :

  • Plotter Gerber Infinit
  • Plotter Mechano
  • Plotter Final
Spesifikasi dari gambar printer diatas adalah :

Description
: HP DesignJet 755CM

HP Item Number : C3198A

Performance (2-3 feet) :
* Draft Prints: 1.5 Minutes
* Quality Line: about 4 Minutes
* Quality Image: 140 sq. ft./hr

Resolution :
* Black – 600 x 600 dpi
* Color – 300 x 300 dpi

Input Capacity : 2 Roll Input Capacity

Paper Handling :
* Media Sizes:
o 8.3" to 36" wide sheets
o 24" and 36" rolls
* Sheet or Roll feed
* Automatic Cutter

Max. Print Length : Max Print Length: 150 ft.

Connectivity
:
* IEEE Bi-directional parallel
* 10/100Base-T/Tx Ethernet
* Serial RS-232-C

Dimensions (HxWxD) : 54" X 27" X 47"

Weight : 132 lb.

Power Requirements : 100 ~ 240V

Ink Cartridge (not included) :
* 51645 – Black
* C6578A – Color

Cables : Not Included

Warranty : 3 Months Parts & Labor